Rabu, 23 November 2011

Sleeping Forest (oneshoot)

minna~ ini Fanfic terbaru ku (sebenarnya ini tugas ku sih) ^^v aku buat nya 2 versi. yang berbahasa Indonesia dan yang berbahasa Inggris. yang Inggris bakal aku posting di LJ ^^
okey.. Douzo.. selamat membaca.. ^^/

Tittle : Sleeping Forest
Author : Putri Mumpuni a.k.a Nishiyama Hime
Genre : Fantasy
Rating : G
Cast : Hey!Say!JUMP member


~SLEEPING FOREST~ 
          Zaman dahulu kala di sebuah negeri yang terletak di ujung Barat sebuah pulau, berdirilah kerajaan yang dipimpin oleh Raja Yabu yang sangat bijaksana bersama Ratunya yang cantik, Ratu Keiko. Raja dan Ratu tersebut mempunyai 5 orang anak laki-laki. Kelima anaknya itu sangat tampan dan menjadi idaman putri-putri bangsawan di negeri itu. Anak pertama bernama Keito. Anak kedua bernama Ryo. Anak ketiga bernama Yuto. Yuri, anak keempat. Dan yang terakhir bernama Ryuu.

          Pada suatu hari, Raja Yabu menantang kelima anaknya untuk pergi berburu di hutan. “Pergilah ke hutan dan tangkaplah seekor rusa jantan. Barang siapa yang dapat menangkap rusa itu lebih dulu dan membawanya kemari akan aku beri sebuah hadiah” ucap Raja Yabu. Kelima pangeran itu menyanggupi tantangan ayah mereka. Setelah semua persiapan sudah selesai, mereka pun berangkat ke hutan.
          Setibanya di hutan, mereka berlima berpencar. Ryuu pergi ke arah Timur. Setelah lama berjalan mencari hewan yang diminta, tiba-tiba Ryuu melihat seekor rusa jantan dari kejauhan. Dia pun segera mendekati rusa tersebut dan bersembunyi di semak-semak. Diarahkannya anak panah ke arah rusa jantan itu. Tapi sayangnya, rusa tersebut menyadari keberadaan Ryuu. Rusa itu berlari masuk ke tengah hutan. Ryuu pun mengejarnya.
“Hah, aku kehilangan jejak rusa itu! Sebaiknya aku istirahat di pohon besar itu dulu” ucap Ryuu. Dia pun beristirahat di bawah pohon besar yang berada di pusat hutan. Tiba-tiba dia melihat sinar hijau yang terpancar dari atas pohon. Karena penasaran, Ryuu pun memanjat pohon itu dan mengambil benda tersebut yang ternyata berbentuk sebuah kristal yang sangat cantik. “betapa cantiknya kristal ini. akan kubawa pulang dan kuhadiahkan untuk ibu” ucap Ryuu senang. Tiba-tiba tanah berguncang, Ryuu yang berada di atas pohon pun terjatuh dan tak sadarkan diri.

          Guncangan tersebut semakin kuat, seluruh pohon di hutan tersebut tumbang dan dari dalam tanah keluarlah sulur-sulur. Sulur-sulur tersebut menarik tubuh Ryuu dan mengikatnya di pohon. Beberapa saat kemudian, guncangan itu mulai mereda. Meninggalkan pohon-pohon yang tumbang, hewan-hewan pun tak terlihat dimana pun. Hanya pohon besar itu yang tetap berdiri. Keadaan hutan itu, aneh sekali.
          Setelah guncangan itu mereda, keempat pangeran yang lain berusaha mencari adiknya. Mereka meneriakkan nama adik bungsu mereka berharap ada respon dari adiknya itu. Tiba-tiba, Yuri melihat Ryuu yang terikat tak berdaya di sebuah pohon besar. Dia pun segera berlari ke arah pohon tersebut dan diikuti oleh kakak-kakaknya. Yuri, Ryo, Yuto dan Keito berusaha memotong sulur yang mengikat tubuh adiknya, tapi sulur itu tak bisa terpotong.
          Tiba-tiba terdengar sebuah suara dari pohon besar itu “hutan ini telah tertidur,  kristal kehidupan kami telah hilang. Jika kalian ingin menyelamatkannya, kembalikan kristal kehidupan ke tempatnya. Jika tidak, hutan dan anak ini akan tertidur untuk selama-lamanya” ucap suara aneh itu. “Kristal kehidupan? Bagaimana kita bisa menemukan kristal itu?” tanya Yuri bingung. Ketiga kakaknya juga kebingungan. Tiba-tiba dari genggaman tangan Ryuu, terpancar sinar hijau. Ryo melihat genggaman tangan adiknya itu. Ternyata benda yang digenggam Ryuu adalah sebuah kristal hijau yang sangat cantik. “Ini? kristal kehidupan!” ucap Ryo. “hey, pohon! Ini kristal kehidupanmu!” tambah Ryo. Yuto segera mengambil kristal itu dan memanjat pohon. Diletakkannya kristal hijau itu di atas pohon.

          Beberapa saat kemudian, tanah berguncang kembali. Pohon-pohon yang awalnya tumbang tiba-tiba berdiri kembali. Hutan kembali seperti semula. “terima kasih. Sekarang akan kubebaskan adik kalian” ucap pohon besar itu. Sulur-sulur yang mengikat tubuh Ryuu hilang. Ryuu yang masih tak sadarkan diri pun jatuh tetapi berhasil ditangkap oleh Keito. Keempat pangeran itu berusaha menyadarkan adik bungsunya. Beberapa saat kemudian, Ryuu pun sadar. Dia menyesali perbuatannya, dia berjanji tidak akan mengambil barang yang bukan miliknya lagi. Setelah itu, 5 pangeran itu pun kembali pulang ke istana.
+++++++++++++++TAMAT+++++++++++++++

Silakan baca English Version nya di sini (^.^)/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar